Kegiatan ACF (Active Case Finding) TBC Kabupaten Lampung Tengah

0
243

Lampung Tengah – Tuberkulosis (TBC) merupakan masalah kesehatan dan tantangan global termasuk Indonesia. Berdasarkan Global TB Report tahun 2023, Indonesia menduduki peringkat ke-2 untuk insiden TBC setelah India. Selain itu, yang menjadi tantangan yang perlu diperhatikan saat ini yaitu TBC DM, TBC HIV, TBC pada anak, dan TBC pada masyarakat, kelompok khusus atau kelompok rentan lainnya.

Kasus TBC di Lampung Tengah tahun 2024 sebesar 2.415 orang dari estimasi kasus TBC sebesar 4.543 atau sebesar 53,4%. Dalam rangka akselerasi penemuan kasus TBC di Kabupaten Lampung Tengah, maka salah satu upaya yang perlu dilakukan yaitu kegiatan active case finding (ACF).

Active Case Finding (ACF) TBC adalah kegiatan untuk menemukan kasus TBC secara aktif di masyarakat. Kegiatan ini merupakan salah satu upaya untuk mempercepat penanggulangan TBC. ACF TB ini dilakukan di 20 Puskesmas di Kabupaten lampung Tengah yaitu Puskesmas Bina Karya Utama, Puskesmas Seputih Banyak, Puskesmas Jati Datar, Puskesmas Bandar Agung, Puskesmas Wates, Puskesmas Kesumadadi, Puskesmas Simbarwaringin, Puskesmas Pujokerto, Puskesmas Bandar Jaya, Puskesmas Poncowati, Puskesmas Surabaya, Puskesmas Karanganyar, Puskesmas Sendang Agung, Puskesmas Bangunrejo, Puskesmas Candirejo, Puskesmas Seputih Mataram, Puskesmas Rumbia, Puskesmas Payung Rejo, Puskesmas Kalirejo dan Puskesmas Poncowarno.

Target kegiatan skrining TBC di Kabupaten Lampung Tengah sejumlah 150 orang per hari per puskesmas (20 puskesmas) dengan total target sebanyak 3.000 orang. Sasaran ACF TBC Kontak serumah pasien TBC, Pasien dengan gejala TBC, Masyarakat yang berisiko terinfeksi TBC.

Tujuan ACF TBC adalah untuk :

• Menemukan kasus TBC yang belum terdeteksi atau belum mendapatkan pengobatan

• Memberikan kemudahan akses bagi masyarakat untuk melakukan pemeriksaan TBC

• Memastikan diagnosa TBC

• Membantu pasien TBC semakin cepat terdiagnosa dan mendapatkan pengobatan

Metode ACF TBC Skrining kesehatan, Pemeriksaan rontgen dada, Pemeriksaan dahak melalui tes cepat molekuler,

Pemeriksaan tekanan darah dan gula darah.

Manfaat ACF TBC :

• Membantu pasien TBC semakin cepat terdiagnosa dan mendapatkan pengobatan

• Membantu memutus mata rantai penularan TBC

• Membantu meningkatkan deteksi kasus TBC

• Membantu kelurahan mencapai target Zero TB

Hasil pelaksanaan skrining TBC ditemukan Jumlah target skrining : 3000 orang, yang datang : 3004 orang. Jumlah yang di skrining: 2004 orang, Jumlah yang di rontgen : 2934 orang, Jumlah yang diambil dahak : 666 orang, Jumlah yang TB positif : 26 orang, Jumlah TB Klinis : 52 orang., Jumlah yang mendapatkan TPT : 462 orang., Jumlah yang mendapatkan TPT : 178 orang dan semua pelaksanaan hasil ACF telah diintervensi.

Dari hasil kegiatan ACF TB dapat disimpulkan bahwa

1. Kegiatan ini memberikan pengalaman baru dalam melaksanakan skrining TBC di populasi umum di kabupaten Lampung Tengah.

2. Memberikan peningkatan pengetahuan tentang Tuberkulosis bagi masyarakat, baik personal, kelompok dan masyarakat.

3. Menumbuhkan kepedulian masyarakat terhadap tuberkulosis.

4. Mendekatkan pelayanan yang lengkap di masyarakat yang jauh dari falilitas radiologi.

5. Menemukan penderita TB yang belum memeriksakan ke puskesmas atau rumah sakit.

6. Meningkatkan antusias masyarakat dalam mendatangi tempat pelayanan kesehatan.

(red)

 

 

 

 

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here